Frequently Asked Questions (F.A.Q)
Latsar/Prajab


No Pertanyaan Jawaban
1 Apa dasar hukum pelatihan dasar bagi CPNS? Dasar hukum pelatihan dasar UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN, dan Peraturan LAN No. 24 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan II, dan Peraturan LAN No. 25 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan III.
1 Apakah syarat pengangkatan Calon PNS menjadi PNS? Sesuai dengan pasal 65 dalam UU ASN, Calon PNS yang diangkat menjadi PNS harus memenuhi persyaratan yaitu lulus pendidikan dan pelatihan serta sehat jasmani dan rohani. Calon PNS yang telah memenuhi persyaratan diangkat menjadi PNS oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan.
2 Bagaimana bila terdapat Calon PNS yang tidak memenuhi syarat pengangkatan? Calon PNS yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 65 UU ASN maka statusnya adalah diberhentikan sebagai calon PNS.
1 Berapa lama waktu pelaksanaan Pelatihan Dasar Calon PNS? Pelaksanaan pelatihan dasar Calon PNS adalah selama 113 hari kerja atau 1.141 JP dengan rincian 33 hari kerja (288 JP) untuk pembelajaran klasikal dan 80 hari kerja (853 JP) untuk pembelajaran non klasikal (aktualisasi pada agenda pembelajaran habituasi) di tempat kerja.
2 Kapan waktu pelaksanaan kompetensi bidang? Kompetensi bidang dapat dilakukan sebelum Calon PNS dikirim untuk mengikuti pelatihan dasar ataupun pada masa off campus (habituasi).
3 Apakah agenda habituasi boleh melebihi 80 hari kerja? Apabila diperlukan, Instansi asal diperbolehkan untuk menambah waktu pelaksanaan agenda habituasi menjadi lebih dari 80 hari kerja.
4 Berapa lama masa percobaan bagi Calon PNS? Sesuai dengan pasal 63 ayat (3) UU ASN, masa percobaan bagi Calon PNS dilaksanakan selama 1 (satu) tahun dan instansi pemerintah wajib memberikan pendidikan dan pelatihan kepada calon PNS selama masa percobaan tersebut.
1 Bagaimana kualifikasi kelulusan Pelatihan Dasar Calon PNS? Sangat Memuaskan : 90,01 – 100
Memuaskan : 80,01 – 90,0
Cukup Memuaskan : 70,01 – 80,0 (Passing grade)
Kurang Memuaskan : 60,01 – 70,0
Tidak Memuaskan : ≤ 60
Bagi peserta yang memperoleh kualifikasi Tidak Memuaskan atau jumlah ketidakhadiran pada kurikulum pembentukan karakter PNS melebihi 9 sesi atau 27 jam pelajaran atau setara dengan 3 hari secara kumulatif, dinyatakan Tidak Lulus. (PP 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen PNS Diklat terintegrasi bagi CPNS hanya 1 kali)
2 Bagaimana kelulusan peserta yang memiliki kualifikasi kelulusan “Kurang Memuaskan”? Peserta yang memperoleh kualifikasi Kurang Memuaskan dinyatakan Ditunda Kelulusannya dan peserta dimaksud wajib mengikuti pembelajaran remedial untuk memenuhi syarat kelulusan terhadap komponen penilaian yang kurang maksimal 15 hari kerja. Tim melakukan evaluasi akhir ulang untuk menetapkan hasil akhir kelulusan.
1 Apa saja agenda mata pelatihan dalam pelatihan dasar Calon PNS? Terdapat empat agenda mata pelatihan dalam pelatihan dasar Calon PNS yaitu:
Agenda I: Sikap Perilaku Bela Negara
Agenda II: Nilai-Nilai Dasar PNS (ANEKA)
Agenda III: Kedudukan dan Peran PNS dalam NKRI
Agenda IV: Habituasi
Setelah mendapatkan keempat agenda tersebut, Calon PNS akan diuji melalui evaluasi akhir.
2 Apakah instansi asal diperbolehkan untuk menambah substansi materi pada pelatihan dasar Calon PNS? Ya, instansi asal diperbolehkan untuk menambahkan/memasukkan substansi materi dengan catatan tidak mengurangi substansi dari materi aslinya.
1 Apakah pengajar pelatihan dasar harus memiliki sertifikat TOF? Ya, pengajar wajib memiliki sertifikat TOF untuk dapat mengajar suatu mata pelatihan. Jadi apabila terdapat pengajar yang belum memiliki sertifikat TOF maka ia tidak diperbolehkan untuk mengajar.
2 Siapakah yang berhak untuk menjadi mentor? Yang berhak menjadi mentor adalah atasan langsung peserta diklat atau Pejabat yang secara khusus ditunjuk/ditugaskan oleh pembina kepegawaian untuk memberikan bimbingan kepada staf-nya selaku peserta diklat selama perancangan dan implementasi aktualisasi di tempat kerja
1 Apakah perbedaan Latsar (Pelatihan Dasar) dan Prajabatan? Latsar (Pelatihan Dasar) diperuntukan bagi Calon PNS yang diangkat dari formasi umum, sedangkan Prajabatan diperuntukan bagi tenaga K1/K2 dan tenaga khusus.
2 Apakah landasan hukum pengangkatan Calon PNS untuk jalur Prajabatan? Untuk tenaga K1/K2 menggunakan Peraturan Kepala LAN No. 10 Tahun 2015. Namun saat ini sudah terdapat perubahan atas Peraturan Kepala LAN No. 10 tahun 2015, yakni tertuang pada Peraturan Kepala LAN No. 16 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan CPNS Golongan I, II dan/atau III yang Diangkat dari Tenaga Honorer Kategori 1 dan/atau Kategori 2.